Kamis, 02 Agustus 2018

PELATIHAN PEMBUATAN BAKTERI PROBIOTIK



Gambar 1. Kegiatan pelatihan pembuatan bakteri probiotik


Bakteri probiotik adalah mikroorganisme tertentu yang ada dalam tubuh hewan dan akan menjamin pembentukan secara efektif organisme yang bermanfaat dalam tubuh inang (hewan) terutama sistem pencernaan karena mampu memperbaiki keseimbangan mikroflora usus. Probiotik mengandung bakteri menguntungkan yang dimasukkan ke dalam pencernaan untuk mendominasi bakteri yang menimbulkan penyakit (patogen) menurun. Probiotik dapat mengandung satu atau beberapa jenis mikroorganisme yang serupa (strain). Berbentuk powder, tablet, padat berbentuk bulat (granula), serta seperti campuran beberapa bahan yang lembek (pasta).
System kerja dari Probiotik adalah dengan cara menekan populasi mikroba melalui kompetisi, dengan memproduksi senyawa antimikroba atau melalui kompetisi nutrisi, merubah metabolisme mikrobial dengan meningkatkan atau menurunkan aktivitas enzim, serta menstimulasi imunitas melalui peningkatan kadar antibodi atau aktifitas sel besar yang mampu mencerna bakteri dan sisa sel dalam jumlah yang sangat besar (makrofag). Pemberian probiotik bertujuan untuk memperbaiki kondisi saluran pencernaan dengan menekan reaksi pembentukan racun dan metabolit yang bersifat bahan yang dapat mendorong atau menyebabkan kanker (karsinogenik), merangsang reaksi enzim yang dapat menetralisir senyawa beracun yang tertelan atau dihasilkan oleh saluran pencernaan, merangsang produksi enzim yang diperlukan untuk mencerna pakan dan memproduksi vitamin serta zat-zat yang tidak terpenuhi dalam pakan.
Gambar 2. Perwakilan Kelompok Tani yang mengikuti pelatihan pembuatan bakteri probiotik
Potensi dari warga desa Campor Timur yang juga bekerja sebagai peternak, dengan hewan ternak sapi dan ayam. Melihat potensi itu, kami dari KKN UTM Kelompok 28 mengadakan pelatihan pembuatan bakteri probiotik yang mana bahan dasarnya adalah bahan-bahan yang mudah terjangkau. Bahan dasar dari bakteri probiotik ini adalah pelepah pisang, air laut dan gula merah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Campor Timur dapat memaksimalkan potensi yang ada. Sehingga hasil ternak dapat maksimal. Pelatihan ini ditujukan kepada kelompok tani, yang diwakili oleh beberapa orang. Dengan harapan mereka dapat menyampaikan pula kepada anggota kelompok tani yang lainnya perihal ilmu ini.


By: Faridul Umam dan Imroatul Khusna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tortila Jagung

Bahan-bahan : 1.       Jagung ½ kg 2.       Kapur sirih 1 sendok makan 3.       Air bersih 2 liter 4.       Bawang putih 8 siung ...