Senin, 30 Juli 2018

PEMBUATAN PAPAN NAMA BALAI DESA CAMPOR TIMUR

Dalam rangka pelaksanaan program pemberdayaan salah satunya yaitu pembutan nama balai desa, dimana peserta mahasiswa KKN 28 UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA (UTM) mulai mendekorasi nama balai desa tersebut yang berlangsung pada hari senin dan selasa, tanggal 31-01 bulan juli dan agustus 2018.
Program pemberdayaan ini dilakukan secara seksama dan juga dilakukan oleh kelompok KKN 28 adapun tujuan pembuatan nama balai ini adalah sebagai media informasi bagi masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan infrastruktur yang berada di desa Campor Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep.

Sabtu, 28 Juli 2018

SOSIALISASI BUMDES DESA CAMPOR TIMUR KECAMATAN AMBUNTEN



Diadakanya sosialisasi BUMDES bertujuan untuk memberikan pemahaman masyarakat di Desa Campor Timur Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep tentang apa itu BUMDES. Permasalahan yang paling utama yang ada dimasyarakat desa Campor Timur yaitu sudah terbentuknya  BUMDES namun, belum begitu memahami maksud dan tujuan terbentuknya BUMDES. Sehingga perlu adanya pengetahuan dan ilmu agar BUMDES yang sudah terbentuk dapat berjalan..
            Sosialisasi BUMDES merupakan program kerja mahasiswa KKN kelompok 28 UTM yang dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 28 Juli 2018 yang dihadiri oleh Masyarakat desa yang berjumlah sekitar 20 orang, perangkat desa sekitar 10 orang dan juga kepala desa Campor Timur bapak Ramli. Sedangkan pemateri yang mengisi sosialisasi BUMDES yaitu Imammuddin yang berasal dari Pamekasan dan merupakan mahasiswa aktif Universitas Trunojoyo Madura.
            Pembahasan yang diberikan oleh pemateri yaitu menjelaskan tentang apa itu BUMDES manfaat dan tujuan serta penyusunan struktur anggota BUMDES. Para peserta sosialisasi BUMDES sangat tertarik dengan adanya sosialisasi tersebut karena pada dasarnya masyarakat belum memahami  sehingga merasa kebingunan untuk menjalankan BUMDES yang sudah ada. Sosialisasi BUMDES tersebut membuka diskusi tanya jawab untuk peserta yang belum paham. Selain memberikan pemahaman tentang BUMDES pemateri juga memberikan contoh-contoh BUMDES yang sudah ada dan sukses di Indonesia. Salah satu BUMDES yang sudah berhasil dan pendapatanya paling tinggi yaitu di Ponggok Jawa Tengah dengan pendapatan mencapai 14 M pertahun. Dengan adanya sosialisasi BUMDES yang diadakan oleh mahasiswa KKN kelompok 28 UTM diharapkan memberikan pemahaman untuk masyarakat desa Campor Timur terutama anggota BUMDES sehingga BUMDES yang sudah ada dapat bermanfaat dan mampu menigkatkan perekonomian masyarakat desa Campor Timur.

Selasa, 24 Juli 2018

PENGABDIAN MASYARAKAT


        Suatu pengabdian akan benar benar  di rasakan apabila kita melakukan nya dengan sepenuh hati ,nah dalam momen yang tepat ini kami kelompok kkn 28 UTM benar benar memanfaat kan momen ini dengan terjun langsung membantu pekerjaan masyrakat
        Salah satu kegiatan yang kami kerjakan dalam proker pengabdian masyrakat ini adalah panen cabai ,ternyata harga perkilo jika petani disini menjual sangat amat murah menurut kami hanya sekitar Rp 6500. Saja ,baying kan padahal saat ini harga cabai di pasaran sekitar Rp 40.000 sangat tidak sebanding ,dalam satu petak dapat menghasil kan 10 kuintal dengan rata rata 4 kali panen dalam 2 bulan
        Kurang nya keperdulian pemerintah terhadap petani cabai menjadi salah satu penyebab rendah nya harga jual dari para petani , kurang kontrolnya pemerintah terhadap kesetabilan harga hasil pertanian di Indonesia menurut kami mampu membuat petani gulung tikar karna tidak cukup untuk menyambung hidup sehari-harinya

MEMBANTU MENGAJAR DI TK CAMPOR TIMUR


Pendidikan merupakan salah satu dimensi penting dalam pengembangan sumber daya manusia bangsa ini. Sesuai dengan tujuan negara yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang termuat dalam Pembukaan UUD 1945 dan amanat UUD 1945, maka implementasi pendidikan terhadap generasi bangsa mutlak harus dilakukan. Dalam membantu mewujudkan amanat Undang-undang tersebut, kelompok KKN 28 Universitas Trunojoyo Madura berusaha menghadirkan program kerja yang berkaitan dengan dunia pendidikan.
KKN 28 Universitas Trunojoyo Madura yang bertempat di Ds. Campor Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep Madura kali ini memiliki beberapa program kerja yang terkait dengan pendidikan. Salah satunya adalah program kerja mengajar dengan sasaran anak-anak TK. Program ini dilaksanakan setiap dua kali dalam seminggu bertempat di TK Miftakhul Ulum Campor Timur. Kesan pertama dalam proses interaksi dengan anak-anak TK sangat luar biasa. Anak-anak yang cenderung pasif dalam menerima pembelajaran, kali ini sangat berbeda untuk anak-anak TK Miftakhul Ulum. Semangat belajar mereka sangat luar biasa. Sekalipun berada dalam daerah pedesaan dimana pendidikan masih belum dapat menjangkau secara merata, tetapi semangat mereka sangat luar biasa. Interaksi dan keaktifan dalam menerima pembelajaran dapat dikatakan diluar ekspektasi mahasiswa KKN sebagai pengajar. Para siswa yang hanya terdiri dari dua kelas, dengan rata-rata jumlah siswa 10 orang perkelas tersebut memang masih belum memiliki kemampuan dan fasilitas yang mendukung dibanding dengan wilayah lain seperti di Pulau Jawa, tetapi di tengah keterbatasan mereka, terdapat semangat juang yang tinggi dalam menuntut ilmu.

Program belajar mengajar dengan sasaran para siswa TK di desa Campor Timur yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN 28 Universitas Trunojoyo Madura ini diharapkan dapat membantu masyarakat pada umumnya dalam pengembangan sumber daya manusia yang semakin unggul, sekalipun dalam waktu yang singkat. Dengan adanya program ini, kelompok 28 Universitas Trunojoyo Madura memiliki tujuan dan gagasan dalam pengembangan intelektual masyarakat, khususnya siswa TK Miftakhul Ulum.

Senin, 23 Juli 2018

Peringatan Hari Anak



Kuliah Kerja Nyata atau yang biasa disingkat dengan KKN yang dilaksanakan oleh salah satu Perguruan Tinggi Negeri yakti Universitas Trunojoyo Madura ini tidak sekedar menjadi tradisi dan syarat untuk menempuh kelulusan yang harus dilakukan secara turun temurun, namun kegiatan ini juga bermaksud agar mahasiswa mampu bersiap untuk terjun mengabdi di lingkungan masyarakat. Dalam kesempatan kali ini kelompok KKN 28 UTM 2018 yang bertempat di Desa Campor Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep mengadakan lomba mewarnai bagi anak TK sebagai salah satu cara untuk memperingati Hari Anak Nasional, Senin (23/07).
            Tidak berhenti disitu saja, lomba mewarnai ini dipilih sebagai ajang untuk mengasah dan mengembangkan kreativitas anak terlebih dibidang kesenian. Kegiatan ini juga mengajarkan kepada anak-anak bahwa belajar itu tidak hanya menulis dan membaca, tapi belajar itu juga bisa menyenangkan seoerti menggambar dan mewarnai.
            Lomba mewarnai yang dilaksanakan di dua kelas yaitu kelas A dan B TK Miftahul Ulum, Desa Campor Timur ini berlangsung dengan tertib dan lancar. Anak-anak yang datang untuk mengikuti lomba mewarnai nampak begitu semangat dengan cerianya mereka membawa perlengkapan untuk mewarnai seperti krayon warna dan juga papan kayu sebagai alas mewarnainya.
            Lomba mewarnai ini diikuti oleh 19 peserta dari gabungan dua kelas, dengan estimasi waktu pengerjaan yang diberikan yaitu sekitar 60 menit, anak-anak TK ini mampu mengerjakan dan menyelesaikan dalam kurun waktu 20-40 Menit saja. Pemenang dari lomba ini diambil 3 juara dan diberikan massing-masing satu hadiah. Hadiah yang diberikan merupakan reward atas hasil dari kerja keras dan keseriusan mereka dalam menyelesaikan tugas mewarnai dengan baik, rapi, dan tentunya jujur.

            Maka diharapka dengan adanya lomba mewarnai bagi anak TK ini, anak-anak dapat terus bersemangat untuk emngembangkan kreativitasnya dalam hal mewarnai serta mengembangkan minat dan bakatnya dalam bidang-bidang yang sesuai dengan diri mereka. Semangat untuk terus berkembang dan mampu menerima resiko ini dapat kita terapkan melalui lomba-lomba yang tentunya bermanfaat untuk mereka.
“Kegiatannya bagus, selain sebagai hiburan untuk anak-anak juga bisa jadi ajang belajar anak yang menyenangkan” Ujar Koordinator Desa KKN 28 UTM.

BANTU MENGAJAR DI SDN CAMPOR TIMUR


Menumbuhkan rasa peduli terhadap anak-anak, kelompok KKN 28 Universitas Trunojoyo Madura yang ditempatkan di Desa Campor Timur, mengadakan kegiatan megajar di SDN Campor Timur, Ambunten, Senin (23/07).
 Kegiatan ini dilaksanakan oleh kelompok KKN 28 yang terdiri dari lima mahasiswa laki-laki dan lima mahasiswa perempuan. Kegiatan mengajar ini dilaksanakan tiga kali dalam seminggu yaitu hari Senin, Rabu dan Jumat, pukul 07.00- 09.00 Wib. Mahasiswa KKN 28 UTM diberi amanah mengajar dari kelas I sampai kelas V, setiap kelas terdiri dari dua mahasiswa pengajar.
Mahasiswa KKN 28 UTM disambut dengan senang hati oleh pihak sekolah SDN Campor Timur. “Wah dengan senang hati dek dan kebetulan 3 minggu ini banyak dari guru-guru disini mengikuti Workshop Kurikulum 2013 jadi kehadiran adek-adek disini sangat membantu kami”, ujar Bapak Kepala Sekolah. Tak hanya itu melainkan siswanya pun sangat mendukung dalam proses belajar mengajar berlangung, mereka sangat tertib, semangat dan antusias terhadap apa yang diajarkan. Bahkan salah satu siswa SDN Campor Timur bernama Mohammad Adit mengatakan “Kak, ngajar disini selama 2 bulan ya kak, aku pengen diajar sama kakak”.
Tujuan diadakannya kegiatan mengajar ini adalah menumbuhkan sifat kepedulian terhadap sesama kususnya terhadap anak-anak, menggali keampuan diri sendiri terutama di bidang pendidikan dan salah satu mahasiswa bernama Slamet Hariyadi berkata bahwa apa yang kita dapatkan hari ini semoga bisa menjadi pelajaran esok harinya.

Jumat, 20 Juli 2018

PELATIHAN DAILY MAKE UP DAN HIJAB


Jum’at 20/07/2018, para mahasiswi anggota KKN kelompok 28 Universitas Trunojoyo Madura melakukan pelatihan Daily Make Up dan Hijab bagi Ibu-ibu PKK Desa Campor Timur Ambunten, Sumenep. Kegiatan pelatihan ini bertempat di Balai Desa Campor Timur. Acara yang dimulai siang hari pukul 13.00 WIB ini dihadiri kurang lebih oleh 30 Ibu PKK. 
Tutorial Daily Make Up ini sendiri menunjuk salah satu ibu PKK sebagai model dalam Make Up maupun Hijab yang dipimpin/dirias oleh Meike Regita dan Ainun Verawati dari kelompok KKN 28. Pengaplikasian dari Daily Make Up sendiri cukup mudah diikuti oleh para ibu-ibu PKK. Dimulai dari membersihkan wajah dengan susu pembersih (milk cleanser) dan penyegar (face tonic), selanjutnya dilanjutkan pengaplikasian wajah oleh foundation/bb cream, bedak padat/bedak tabur. Setelah pengaplikasian wajah tahap selanjutnya pembuatan alis, dan daerah mata (eyeshadow), berikutnya countur wajah, blush on dan yang terakhir lipstik. Sedangkan dalam pengaplikasian Daily Hijab sendiri juga mudah tinggal memilih jenis hijab seperti yang dicontohkan oleh Ainun Verawati, yaitu Hijab Pashmina, karena mudah dibentuk.

Dalam sesi pelatihan kegiatan ini, antusian ibu-ibu PKK ditujukan dengan berbagai pertanyaan-pertanyaan seputar make up, seperti merk/brand make up, harga make up dan lain-lain, sedangkan untuk hijab para ibu-ibu PKK banyak bertanya mengenai jenis/kain hijab yang mudah digunakan/dibentuk. Acara pelatihan ini lebih tepatnya sebagai wadah sharing bersama oleh mahasiswi KKN kelompok 28 dengan ibu-ibu PKK yang nantinya dapat bermanfaat untuk para ibu PKK dalam kegiatan, seperti menghadiri Pernikahan, Arisan atau yang lain-lain. Acara ini diakhiri dengan pemberian bingkisan oleh KKN 28 kepada model Daily Make Up dan Hijab yaitu Ibu Khosniyah.

Tortila Jagung

Bahan-bahan : 1.       Jagung ½ kg 2.       Kapur sirih 1 sendok makan 3.       Air bersih 2 liter 4.       Bawang putih 8 siung ...